Senin, 01 Desember 2014

ILMU BUDAYA DASAR - BAB 5 MANUSIA DAN KEINDAHAN



MANUSIA DAN KEINDAHAN




A.     KEINDAHAN

Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Keindahan merupakan bagian hidup manusia. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keindahan bersifat universal.

a.       APAKAH KEINDAHAN ITU ?

Keindahan itu adalah suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas.
Menurut The Liang Gie dalam bukunya “Garis besar estetika”. Menurut asal katanya dalam bahasa Inggris keindahan itu di terjemahkan dengan kata “beautiful” dalam bahasa Perancis “beau” sedang Italia dan Spanyol “bello” berasal dari kata latin “bellum” Akar katanya adalah “bonum” yang berarti kebaikan, kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi “bonellum” dan terakhir di perpendek sehongga di tulis “bellum”.

Perbedaan keindahan menurut luas pengertiannya, yaitu :
a)        Keindahan dalam arti yang luas.
b)        Keindahan dalam arti estetis murni.
c)         Keindahan dalam arti terbartas dalam hubungannya dengan penglihatan.

Pengertian keindahan yang seluas-luasnya meliputi :
a)      Keindahan seni
b)      Keindahaan alam
c)       Keindahan moral
d)      Keindahan intelektual

b.      NILAI ESTETIK

Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Nilai adalah suatu kata benda abstrak yang berarti keberhargaan (worth) atau kebaikan (godness).

Tentang nilai itu ada yang membedakan antara nilai subyektif dan nilai obyektif atau ada yang nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi penggolongan yang penting adalah nilai ekstrinsik dan nilai intrinsik.

Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental/contributory value) yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai intrinsik adalah  sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagau suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Contoh : puisi dan tari.

c.       KONTEMPLASI DAN EKSTANS

Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.

d.      APA SEBAB MANUSIA MENCIPTAKAN KEINDAHAN ?

Keindahan pada dasarnya adalah alamiah. Keindahan adalah ciptaan tuhan.
Tujuan seniman menciptakan keindahan, yaitu :
1)      Tata nilai yang telah usang
2)      Kemerosotan zaman
3)      Penderitaan manusia
4)      Keagungan tuhan

e.      KEINDAHAN MENURUT PANDANGAN ROMANTIK

Sesuatu yang indah adalah keriangan selama-lamanya, kemolekkanya bertambah, dan tidak pernah berlalu ketiadaannya. Endymion merupakan penjabaran dari konsep keindahan pada jaman yunani kuno. Orang yang mempunyai konsep keindahan mereka mempunyai negatif capability.

B.     RENUNGAN

Renungan berasal dari kata renung, artinya diam-diam memikirkan sesuatu. Renungan adalah hasil merenung.
Dalam merenung agar menciptakan seni ada beberapa teori, yaitu :

a)      TEORI PENGUNGKAPAN
Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia. Seni adalah pengungkapan dari kesan-kesan. pengungkapan berarti menciptakan seni dalam dirinya tanpa perlu adanya kegiatan jasmaniah keluar.

b)      TEORI METAFISIK
Teori seni metafisis adalah salah satu teori yang tertua berasal dari plato. Dunia ide adalah taraf tertinggi sebagai realita ilahi. Seni adalah bentuk dari pemahaman terhadap realita.

c)       TEORI PSIKOLOGIS

Proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar dari seorang seniman.

C.     KESERASIAN

Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata dasar rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Pertentangan menghasilkan keserasian.

a)       TEORI OBYEKTIF DAN TEORI SUBYEKTIF
Teori obyektif berpendapat bahwa keindahan adalah sifat yang memang telah melekat pada bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya. Teori subyektif menyatakan bahwa ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati suatu benda.

b)       TEORI PERIMBANGAN


Teori perimbangan tentang keindahan dipahami dalam arti yang terbatas, yaitu secara kualitatif keindahan sebagai kualita dari benda yang disusun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow me @mutiakasih27