MANUSIA DAN PENDERITAAN
A. Hakekat Manusia
Manusia
adalah mahluk Allah yang sempurna dan mulia dibandingkan mahluk Allah lainnya
karna manusia dibekali akal ghorizi untuk berpikir dan juga manusia diberi
tugas dan peran di muka bumi ini.
Manusia mempunyai dua kedudukan dan
tugas. tugas pertama adalah sebagai abdullah, yang artinya
adalah sebagai hamba Allah. Sebagai hamba Allah maka manusia harus menuruti
kemauan Allah yaitu beribadah karna beribadah adalah menuruti segala perintah,
dan tidak boleh membangkang pada-Nya. Tugas keduamanusia adalah
sebagai Kalifatullah. Jika tugas manusia adalah sebagai
seorang pemimpin, tentu ia harus dapat membangun dunia ini dengan sinergis,
dapat melakukan perbaikan-perbaikan, baik antara dirinya dengan alam, maupun
antar sesama itu sendiri.
B. Penderitaan
Penderitaan
berasal dari kata derita, kata derita berasal dari bahasa Sanskerta “dhara”
artinya menahan, menanggung. Derita berarti menanggung atau merasakan sesuatu
yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu ialah keluh kesah, kesengsaraan,
kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain-lain.
Penderitaan
termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia
bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan
individu juga menentukan berat-tidaknya Intensitas penderitaan. Suatu
perristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu merupakan
penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi
untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai
kenikmatan dan kebahagiaan.
Akibat
penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu
penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena
itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’
dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak
saudara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar